Upacara bendera rutin kembali dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026, di halaman MAN Insan Cendekia Jambi. Upacara ini diikuti oleh seluruh murid serta Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dengan tertib dan penuh khidmat. Kelas XI-4 dipercaya sebagai petugas upacara, di bawah bimbingan wali kelas Marwiyah, yang menjalankan tugas dengan disiplin dan tanggung jawab tinggi, mencerminkan kesiapan dan kekompakan para siswa.
Bertindak sebagai pembina
upacara, Kepala Perpustakaan MAN IC Jambi, Bustanul Arifin, S.P.,
menyampaikan amanat yang sarat makna dan inspirasi. Dalam pesannya, beliau
menekankan pentingnya sikap hormat murid kepada guru. Guru, menurut beliau,
bukan sekadar pengajar di ruang kelas, tetapi sumber keberkahan ilmu,
pembimbing akhlak, serta perantara datangnya kebaikan dalam kehidupan.
Menghormati guru berarti membuka pintu keberkahan ilmu dan menjadikannya
bermanfaat, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat luas.
Lebih lanjut, dalam arahannya
beliau menegaskan kewajiban membaca dan menuntut ilmu. Membaca bukan hanya
aktivitas lisan, melainkan proses memahami, merenungi, dan mengamalkan ilmu.
Perintah membaca dalam Al-Qur’an menjadi fondasi bagi umat Islam untuk terus
belajar sepanjang hayat, menjadikan ilmu sebagai cahaya yang menuntun langkah,
serta membangun peradaban yang berlandaskan iman dan pengetahuan.
Sebagai bentuk implementasi
nyata, beliau mengajak seluruh murid untuk menghormati ilmu dengan cara
mencintai buku. Buku adalah sumber utama ilmu pengetahuan, jendela dunia, dan
sahabat terbaik dalam proses belajar. Membaca buku dengan sungguh-sungguh, merawatnya
dengan baik, serta memanfaatkan perpustakaan secara optimal merupakan wujud
nyata penghormatan terhadap ilmu. Seluruh peserta upacara menyimak amanat
tersebut dengan penuh hikmat, menandai komitmen bersama MAN IC Jambi untuk
terus menumbuhkan budaya adab, literasi, dan kecintaan terhadap ilmu
pengetahuan.